Mengupas isu-isu masyarakat, agama, hak pengguna, sosial bangsa melayu, perkara-perkara menjejaskan kecemerlangan orang melayu.
Tuesday, November 17, 2015
Thursday, October 22, 2015
TUAN GURU DR HJ JAHID HJ SIDEK - PENYAKIT HATI, PUNCA DAN KAEDAH RAWATAN MENURUT PRINSIP TASAUF
Siapalah kita merasakan diri kita mampu melawan nafsu yang banyak mengajak ke arah kejahatan...hati kita terlalu lemah untuk melaksanakan apa yang Allah suruh dan meninggalkan apa yang Allah larang...satu kupasan yang menurut Al Quran dan Sunnah sebenar...
Wednesday, October 21, 2015
Selamat Datang
Wahai yang bercinta
Wahai yang berhajat
Wahai yang dahaga
Di luar sana
Tanggalkanlah baju seragammu
Lenyapkan lah nama kumpulan mu
Tinggalkan kasut nafus mu
Buang pakaian dunia mu
Mari
Masuk ke dalam
Taman
Bersama-sama
Nyanyi lagu
Cinta
Menangis rindu
Bersama-sama
Mengadap
Dia yang
Satu
Mari
Wahai yang berhajat
Wahai yang dahaga
Di luar sana
Tanggalkanlah baju seragammu
Lenyapkan lah nama kumpulan mu
Tinggalkan kasut nafus mu
Buang pakaian dunia mu
Mari
Masuk ke dalam
Taman
Bersama-sama
Nyanyi lagu
Cinta
Menangis rindu
Bersama-sama
Mengadap
Dia yang
Satu
Mari
Friday, October 16, 2015
Sunnah & Bid'ah by Shaykh Nuh Ha Mim Keller
A classic exposition on the true understanding of Sunnah & Bid'ah - two terms plagued by misunderstanding. Whilst not a new talk by any means the issues contained within and moreover the principles illustrated could not be more relevant for people today.
Tuesday, October 13, 2015
Al-Habib 'Umar Bin Hafiz - Understanding The Meanings Of Muhammad: The Name And The Named
Understanding the meanings of Muhammad; the Name and the Named (peace and blessings be upon him and his family and companions)
A speech by al-Habib 'Umar bin Hafiz (may Allah preserve him) at the Mawlid at Dar al-Mustafa (sall Allahu 'alayhi wa Aalihi wa Sahbihi wa sallam) on the night of 14th Rabi at-Thani 1435AH/13th February 2014
Friday, October 9, 2015
Al-Habib Ali Al-Jufri: Bagaimanakah Kamu Memandang Diri Kamu?
Kriteria Nabi Muhammad S.A.W adalah sentiasa bertambah ketakutan serta tawaduknya kepada Allah dan bertambah kasih sayang serta berlemah lembut terhadap makhluk. dimanakah keadaan diri kita?
Adakah ke arah kriteria Nabi Muhammad atau ke arah kriteria iblis iaitu bersifat "aku lebih bagus darinya"?
Thursday, October 8, 2015
Bicara Cinta Dan Rindu - Dari Al-Mahabbah Karya Imam Al-Ghazali
Sirri As-Saqathi mengatakan, “Siapa yang mencintai Allah, maka ia hidup. Siapa yang cenderung pada dunia, maka ia kurang waras.
Orang tolol menjalani pagi dan petang harinya tanpa melakukan apa-apa. Sedangkan orang yang berakal sentiasa meneliti kekurangan-kekurangannya.”
Nabi juga pernah ditanya, “Apa amal yang paling utama?” Maka Nabi menjawab, “Redha kepada Allah dan cinta kepada-Nya.“
Tentu kita adalah orang yang waras. Yang selalu menggunakan akal dan hati untuk melihat kurnia dan cinta Allah yang begitu besar bagi kita. Demi cinta dan cinta-Nya, Allah menciptakan kita. Setiap helaan dan hembusan nafas dan apa saja yang kita nikmati setiap saat dan sisi adalah simbol cinta-Nya.
Dia Maha Pencemburu ketika melihat kekasihnya pindah ke lain hati, atau lebih mencintai dunia semua daripada Tuhannya sendiri. Awas dengan cemburu-Nya Allah, pantas saja kita derita kerananya.
Ibrahim bin Khawwas mengatakan, “Cinta adalah terhapusnya keinginan dan terbakarnya sifat2 mu dan kebutuhan.”Abu Yazid berkata, “Seorang pecinta tidak mencintai dunia maupun akhirat. Yang ia cintai hanyalah Yang Menguasai dunia dan akhirat.” Sedangkan Asy-Syibli mengatakan, “Cinta adalah ketakjuban terhadap kenikmatan-Nya dan kehairanan dalam mengagungkan-Nya.
Suatu saat Sahal At-Tustari ditanya tentang cinta, ia pun menjawab, “Cinta adalah kasih sayang hamba-Nya kerana musyahadahnya setelah ia memahami apa yang dikehendaki Allah.”
Semoga kita bisa mencinta Allah, menjadi kekasih-Nya, serta siap menerima limpahan cahaya cinta-Nya yang masuk ke relung hati kita dengan terbukanya Kaabah Sirri.
--Dikutip dari Al-Mahabbah karya Imam Al-Ghazali--
Subscribe to:
Posts (Atom)